×
May 15, 2019

4 Fakta Tentang E-Money Yang Belum Banyak Diketahui Orang

Cashlez Inspiration

Kamu pasti sudah familiar dengan electronic money atau e-money, alat pembayaran non tunai yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan transaksi. E-money sebenarnya dikeluarkan oleh institusi-institusi, misalnya seperti bank dan perusahaan layanan keuangan. Namun di tengah kehadiran e-money yang semakin menggeser penggunaan uang kertas, ternyata ada 4 fakta tentang e-money berikut ini yang belum banyak diketahui orang.

  1. Mulai digencarkan pemerintah untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT)

Meskipun e-money sudah ada di Indonesia sejak tahun 2007, pemerintah baru mulai mencanangkan GNNT pada tahun 2014. Sejak saat itulah, pemerintah juga semakin giat menerapkan transaksi nontunai, misalnya dengan mewajibkan penggunaan e-money untuk membayar tol serta biaya perjalanan yang menggunakan bus Transjakarta dan Commuter Line.

  1. Kerap digunakan untuk transaksi berskala kecil

Kebanyakan e-money yang kita temui memang berbentuk kartu, bahkan tampilannya mirip seperti kartu debit dan kartu kredit. Hanya saja, alat pembayaran ini biasanya digunakan untuk transaksi yang nominalnya kecil, berbeda dari kartu debit dan kartu kredit yang membutuhkan jumlah minimum jika kita ingin melakukan transaksi. Jadi meskipun bisnis kita berada di skala mikro, kita tetap bisa menggunakan mesin pembaca kartu untuk menerima pembayaran dengan e-money.

  1. Termasuk salah satu alat pembayaran non tunai prepaid

Nilai uang yang disimpan (stored value) pada e-money bersifat prabayar, jadi sebelum kamu memakai e-money, Kamu harus mengisi saldo terlebih dahulu. Setelah itu, nilai uang yang Kamu gunakan akan langsung berkurang begitu Kamu bertransaksi. Tetapi sebelum menempelkan e-money pada mesin pembaca kartu, pastikan saldonya mencukupi, ya!

  1. Banyak digunakan untuk keperluan berkendara

Disadari atau tidak, e-money sangat banyak digunakan pada sarana dan prasarana transportasi di Indonesia, misalnya untuk membayar biaya tol serta membayar tarif commuter line. Sebenarnya, hal ini sengaja dilakukan pemerintah agar masyarakat lebih sadar terhadap alat pembayaran non tunai sehingga tercipta less cash society.

  1. E-money bisa digunakan secara offline

Pada e-money, informasi mengenai saldo Kamu sudah tersimpan pada chip, jadi Kamu bisa menggunakannya tanpa bantuan server. Hanya dengan menempelkan e-money pada mesin pembayaran, transaksi Kamu bisa langsung diproses.

E-money sudah termasuk ke dalam salah satu alat pembayaran non tunai yang wajib dimiliki. Jadi, jangan sampai tidak menyediakan e-money, ya!
Share This News to: