×
November 28, 2018

Online Marketing UMKM Menumbuhkan Perekonomian Indonesia dan Inilah Bentuk Dukungan BI

Cashlez Inspiration

ORI (Oeang Republik Indonesia) yang telah bertransformasi menjadi Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah Negara RI tampaknya belum memberikan dampak yang besar bagi inklusi keuangan negara. Sebagai informasi, inklusi keuangan merujuk pada jumlah orang yang menjadi nasabah atau pengguna jasa keuangan di Indonesia.

Dilansir dari BeritaSatu, rasio keuangan inklusif Indonesia berada pada angka 63%, yang berarti masih banyak penduduk Indonesia yang belum menikmati layanan keuangan. Namun, OJK menargetkan adanya peningkatan rasio keuangan tersebut hingga 75% melalui layanan keuangan digital.

Target demikian, apa solusinya?
Transaksi keuangan dan online marketing dapat memperbanyak jumlah pengguna layanan keuangan. Marketplace dan produk digital menjadi salah dua dari jawabannya. Tujuannya sama, mengupayakan pertumbuhan ekonomi melalui financial technology.

Sebagai contoh, marketplace membuka layanan berbisnis online bagi UMKM Indonesia maupun berbelanja online bagi para penggunanya.

Bisnis online bagi UMKM, apa untungnya?
Membahas lebih lanjut tentang UMKM dengan sistem pemasaran online nyatanya membawa dampak positif, khususnya dalam mewujudkan UMKM yang berkualitas. Berkualitas ini dalam artian cakap teknologi, pemasaran luas, hingga menjangkau dunia.

Lalu, dukungan apa yang diberikan perbankan nasional?
Terkait dalam mewujudkan UMKM berkualitas, Bank Indonesia (BI) Perwakilan DIY memberikan pelatihan dan pendampingan, seperti akses pembiayaan dan akses digitalisasi bagi para pengusaha UMKM. Tujuannya adalah agar UMKM cakap teknologi dan mampu bersaing dalam skala nasional maupun global. Pelatihan yang diberikan terkait pemasaran dengan sistem online, seperti e-commerce.

Melalui pemasaran secara online, diharapkan cakupan pemasaran produk UMKM semakin besar sehingga dapat menjangkau  semua lini masyarakat.

Share This News to: