×
December 12, 2018

Buka Toko Online? Ini Tipsnya!

Cashlez Inspiration

Ketika berbicara Harbolnas, maka kita siap-siap berburu belanjaan diskon secara online. Ya, sesuai judulnya saja “Hari Belanja Online Nasional”. Belanja online dirasa sebagai pilihan yang cukup tepat mengingat efektivitas dan efisiensi yang harus tetap diperhatikan.

Tak hanya menguntungkan customer, ternyata bisnis belanja online juga membawa dampak positif yang cukup banyak bagi para merchant. Apa saja itu?

Melalui bisnis online, para merchant tidak perlu menyewa atau membeli tempat sebagai offline store mereka. Lagi pula, membuat suatu offline store sepertinya bukan ide yang tepat. Mengapa? Yap, merchant akan membatasi wilayahnya, sehingga konsumen tidak beragam dan jangkauan pemasarannya sempit. Satu lagi, pastinya akan menyulitkan customer yang tidak rela menghabiskan waktunya untuk bermacet-macetan menuju offline store kamu. 

Masih ragu untuk membuka toko online? Ini dia beberapa tipsnya bagi para merchant pemula!

  1. Survei pasar
    Jangan sekedar ikut-ikutan trend saja, tapi kamu harus tau produk yang benar-benar dibutuhkan dan dicari oleh customer.
  2. Punya toko online
    Kamu bisa mempertimbangkan untuk membuka website, marketplace, atau akun di media sosial seperti instagram, facebook, twitter, atau aplikasi chatting lainnya.
  3. Pemasaran digital
    Setelah produk dan toko online tersedia, saatnya kamu memasarkannya. Pemasaran digital merupakan pilihan yang tepat, dikarenakan tareget konsumen dalam hal ini merupakan masyarakat yang banyak menghabiskan waktu dalam dunia digital.
  4. Manajemen penjualan dan keuangan
    Penting untuk mencatatkan laporan penjualan produk kamu sehingga kamu bisa memaksimalkan keuntungan kamu. Misalnya saja, dengan memantau produk mana yang sedang menjadi favorit customer melalui laporan penjualan.
  5. Jangan ragu dan tetap fokus
    Ini yang paling penting,  kamu harus bisa manage toko kamu walaupun tidak ada bentuk fisiknya, kamu harus tetap konsisten ya!

Punya bisnis atau toko online pada prinsipnya memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan resiko kerugian. Tapi kamu, para merchant, harus berantisipasi juga dari kesekian persen kemungkinan resiko kerugian ini juga.

Resiko kerugian? Apa contohnya?

Misalnya saja kamu memiliki barang-barang limited stock yang mengharuskan customer berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Lalu, bagaimana jika customer tak kunjung membayar? Ya dengan alasan seperti, kartu debit hilang, sedang di tempat yang jauh dari mesin ATM, tidak menggunakan mobile banking, dan banyak alasan lainnya. Padahal di sisi lain, masih banyak customer yang ingin mendapatkan barang tersebut. Eh, disimpankan untuk customer dan ujung-ujungnya gak jadi!

Sudah saatnya kamu mempercayakan toko online kamu ke teknologi keuangan digital. Ini tentunya akan mengurangi resiko kerugian kamu seperti kasus di atas. Yap, dengan teknologi keuangan digital, pembayaran produk kamu akan terkunci sampai waktu tertentu. Jika customer lewat dari jam pembayaran, ya sudah pasti dia akan kehilangan barang pesanannya. Dan voila! Barang akan kembali tersedia dan siap dipesan oleh customer lainnya.

Masih ragu untuk membuka toko online? Yakinkan hatimu sekarang, jelajahi pemasarannya, dan pakai teknologinya! Untuk keterangan lebih lanjut, yuk klik link di bawah ini :

https://www.cashlez.com/product

Share This News to: