×
March 13, 2018

Cashlez Resmi Terdaftar Sebagai Penyelenggara Teknologi Finansial

Cashlez Press Release

Jakarta, 13 Maret 2018, Cashlez telah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia sebagai Penyelenggara Teknologi Finansial. Hal tersebut terlampir pada surat nomor 20/85/DKSP/Srt/B tanggal 8 Maret 2018 perihal Persetujuan Atas Permohonan Pendaftaran Penyelenggara Teknologi Finansial sesuai dengan pasal Pasal 9 PBI No.19/12/PBI/2017 tentang Penyelenggaraan Teknologi Finansial dan Pasal 8 ayat (1) PADG No.19/15/PADG/2017 tentang Tata Cara Pendaftaran, Penyampaian Informasi dan Pemantauan Penyelenggaraan Teknologi Finansial.

Menurut Tony SH, AVP Operations Cashlez, “Cashlez mengajukan pendaftaran per tanggal 10 Januari 2018, sebagai pendaftar pertama dan dalam kurun waktu kurang dari dua bulan kami sudah mendapatkan persetujuan, kami berterima kasih dan mengapresiasi regulator dalam hal ini Bank Indonesia yang proaktif mendukung industri fintech.”

PT Cashlez Worldwide Indonesia pemegang merek Cashlez telah dicantumkan dalam daftar Penyelenggara Teknologi Finansial terdaftar di Bank Indonesia dan telah diumumkan pada website Bank Indonesia dengan link sebagai berikut: http://www.bi.go.id/id/sistem-pembayaran/fintech/PengumumanPenyelenggara/Contents/default.aspx

“Tentu kami bangga menjadi penyelenggara tekfin pertama yang mendaftar dan mendapat persetujuan dengan cepat, namun kami juga tetap harus memenuhi kewajiban untuk mendapatkan izin sebagai penyelenggara jasa sistem pembayaran, sebagai bentuk kepatuhan kami terhadap regulasi sehingga dapat melindungi konsumen dan industri tekfin itu sendiri. Saat ini, kami telah mengajukan izin sebagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran dan telah masuk dalam proses review final, jika tidak ada kendala kemungkinan besar dalam waktu dekat kami mendapatkan izin tersebut”, tambah Teddy Tee, CEO Cashlez.

Cashlez merupakan perusahaan penyelenggara jasa sistem pembayaran yang menciptakan sistem mPOS (mobile point of sale) dan QR Payment aggregator untuk merchant. Cashlez menawarkan sebuah konsep penerimaan pembayaran menggunaakan kartu, baik kartu kredit, kartu debit dan QR Payment berbasis aplikasi pada smartphone (Android dan iOS) yang dihubungkan dengan card reader (dongle) melalui bluetooth. Sistem ini dilengkapi fitur yang dapat memonitor semua transaksi penjualan bisnis merchant secara real time.

“Mengenai perkembangan bisnis Cashlez, saat ini kami beberapa kolaborasi dengan beberapa Bank dan melakukan new product development yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan merchant dan menjadi value added dan solusi untuk merchant, di luar unique selling proposition kami sebagai payment gateway”, tutup Teddy.
Share This News to: